Panduan Penulisan

Panduan Penulisan (Author Guidelines)

Versi revisi: Juni 2026. Berlaku untuk naskah yang masuk sejak edisi berikutnya.

A. Persyaratan Pengiriman Naskah

Penulis wajib mengunggah dokumen berikut:

  1. Surat Pengantar (Cover Letter)
  2. Halaman Judul (Title Page) — berisi identitas lengkap penulis
  3. Naskah Utama (Manuscript) tanpa identitas penulis (untuk blind review)
  4. Laporan Similaritas dari Turnitin (maksimal 20%)

Silahkan download semua template dokumen pada link berikut: Download template dokumen

Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

B. Format Umum

  • Ukuran kertas: A4 (21 × 29,7 cm), margin 1 inci (2,54 cm) di semua sisi.
  • Judul: maksimal 20 kata, Times New Roman 14, ditulis Title Case kecuali kata sambung. Tidak mencantumkan tahun penelitian.
  • Nama Penulis: Times New Roman 10, menggunakan angka superskrip untuk menandai afiliasi.
  • Afiliasi: ditulis ringkas dengan format Nama Institusi, Kota, Negara (contoh: Universitas Respati Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia). Fakultas/program studi opsional.
  • Penulis Korespondensi: ditandai tanda bintang (*); alamat email dicantumkan di bawah daftar afiliasi.
  • Isi Naskah (body text): Times New Roman ukuran 12.

Ringkasan ukuran font (semua Times New Roman):

Bagian Ukuran
Judul 14
Nama penulis 10
Afiliasi & email 10
Abstrak & kata kunci 10
Isi naskah 12

C. Abstrak

  • Ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  • Font Times New Roman ukuran 10.
  • Berbentuk satu paragraf naratif, maksimal 200 kata per bahasa.
  • Memuat unsur: Pendahuluan, Tujuan, Metode, Hasil, dan Kesimpulan (tanpa perlu sub-label).
  • Kata Kunci: minimal 3 dan maksimal 5, dipisahkan tanda koma (,), ditulis konsisten.

Contoh kata kunci: adaptasi fisiologis, bayi baru lahir, kebidanan, neonatologi, studi pustaka

D. Struktur Naskah

Bagian inti:

  1. PENDAHULUAN — tema riset, latar belakang, tinjauan literatur, kesenjangan pengetahuan, dan tujuan penelitian.
  2. METODE — pendekatan riset (kuantitatif, kualitatif, campuran, atau tinjauan pustaka), populasi, sampel, lokasi, instrumen, teknik pengumpulan dan analisis data, serta pernyataan etika.
  3. HASIL dan PEMBAHASAN — boleh disajikan terpisah atau digabung menjadi “HASIL DAN PEMBAHASAN”. Sajikan temuan secara sistematis; tabel/gambar diberi nomor, judul, dan sumber, lalu diinterpretasikan dan dibandingkan dengan studi sebelumnya.
  4. KESIMPULAN (atau “SIMPULAN”) — merangkum temuan utama, dampak, keterbatasan, dan rekomendasi.

Bagian penutup:

  1. KONFLIK KEPENTINGANwajib. Menyatakan ada atau tidaknya konflik kepentingan.
  2. PERNYATAAN PENGGUNAAN AIwajib. Menyebutkan penggunaan teknologi AI (mis. ChatGPT, Grammarly, DeepL) bila digunakan; tuliskan “Tidak menggunakan AI” bila tidak ada.
  3. KONTRIBUSI PENULISbila relevan. Menjelaskan peran masing-masing penulis.
  4. SUMBER PENDANAANbila relevan. Menyebutkan sumber dana dan menegaskan sponsor tidak memengaruhi proses penelitian.
  5. UCAPAN TERIMA KASIHbila relevan.
  6. DAFTAR PUSTAKA — lihat bagian E.

E. Daftar Pustaka

  • Minimal 20 referensi.
  • Minimal 80% bersumber dari artikel jurnal ilmiah (diutamakan ber-DOI dan terbit dalam 10 tahun terakhir). Hindari sumber blog/website populer non-akademik.
  • Gaya sitasi: APA edisi ke-7, konsisten antara sitasi dalam teks dan daftar pustaka.
  • Disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi (Mendeley/Zotero).

F. Template & Layout

  • Naskah wajib mengikuti Template Naskah BIDANA (bukan template jurnal lain).
  • Pastikan tabel dan gambar diberi nomor, judul, dan sumber, serta tidak meninggalkan field referensi yang error.
  • Template dapat diunduh pada laman jurnal.

G. Pernyataan Etik Penelitian

Persyaratan etik disesuaikan dengan jenis naskah:

  • Penelitian yang melibatkan subjek manusia, hewan, sampel biologis, atau intervensiwajib melampirkan Surat Lolos Kaji Etik (Ethical Clearance) dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) yang sah, beserta nomornya, dan dicantumkan dalam bagian Metode.
  • Laporan studi kasuswajib menyertakan persetujuan tertulis (informed consent) dari pasien/subjek serta menyamarkan identitas (gunakan inisial). Persetujuan komite etik bersifat opsional.
  • Tinjauan/studi pustaka — tidak memerlukan persetujuan etik karena tidak melibatkan subjek manusia.

Naskah yang seharusnya memiliki ethical clearance namun tidak melampirkannya dapat ditolak (desk reject) atau diminta melengkapi sebelum review.

H. Proses Review

Setiap naskah melalui blind review dengan minimal satu reviewer. Pengecekan similaritas (Turnitin) dilakukan sebelum review dan menjadi pertimbangan awal: ditolak, diminta klarifikasi, atau lanjut peer-review. Penulis boleh menyarankan reviewer, namun keputusan akhir berada pada tim editor.