Evaluasi Kualitas Laboratorium/Ruang Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Penyusunan Instrumen, Analisis Hasil Evaluasi, dan Rekomendasi Perbaikan

Halaman 126-135
Baca Sekarang
Authors
  • Malim Soleh Rambe — Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Suci Ramadani — Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Normita Ika Saputri — Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Azijah Tussolihah Siregar — Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
DOI:
Jurnal
Pustaka Edukasi: Jurnal Pendidikan Indonesia
ISSN
3123-3317
Published
2026-05-29
Language
English

Abstract

Pendahuluan: Ruang Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan bagian penting dalam mendukung layanan perkembangan peserta didik di sekolah. Kualitas ruang BK tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas fisik, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan, privasi, aksesibilitas, dukungan teknologi, dan efektivitas penggunaannya dalam proses layanan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi kualitas laboratorium atau ruang BK melalui penyusunan instrumen evaluasi, analisis hasil evaluasi, serta penyusunan rekomendasi perbaikan berbasis kebutuhan sekolah. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran instrumen evaluasi kepada guru BK, kepala sekolah, dan peserta didik. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ruang BK di sekolah masih menghadapi kendala pada aspek privasi layanan, keterbatasan sarana digital, tata ruang yang kurang mendukung kenyamanan psikologis, serta minimnya standar evaluasi berkala. Instrumen evaluasi yang disusun dalam penelitian ini mencakup indikator fisik, psikologis, administratif, teknologi, dan efektivitas layanan. Analisis menunjukkan bahwa kualitas ruang BK memiliki hubungan signifikan terhadap kenyamanan siswa dalam mengakses layanan konseling. Pembahasan: Penelitian ini juga menegaskan bahwa evaluasi ruang BK perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar layanan BK dapat berjalan optimal. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan standar nasional ruang BK, pengembangan sistem Simpulan: evaluasi berbasis digital, peningkatan kompetensi pengelola ruang BK, dan optimalisasi dukungan kebijakan sekolah.

Kata kunci: evaluasi kualitas, ruang BK, laboratorium BK, instrumen evaluasi, layanan konseling

File Viewer

Viewers

How to Cite

Evaluasi Kualitas Laboratorium/Ruang Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Penyusunan Instrumen, Analisis Hasil Evaluasi, dan Rekomendasi Perbaikan. (2026). Pustaka Edukasi: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(3), 126-135. https://doi.org/10.65307/pe.v1i3.189