Perspektif Al-Qur’an tentang Perkembangan Anak dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam
Abstract
Pendahuluan: Perkembangan anak mencakup aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual, dengan masa usia dini sebagai periode emas pembentukan kepribadian. Kajian psikologi perkembangan selama ini didominasi teori Barat yang menekankan aspek kognitif dan perilaku, sementara perspektif Al-Qur'an yang mengintegrasikan dimensi psikologis dan spiritual belum banyak dieksplorasi secara sistematis.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perkembangan anak menurut Al-Qur'an dan merumuskan relevansinya dengan psikologi perkembangan modern dalam konteks pendidikan Islam.
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kepustakaan. Sumber primer meliputi Al-Qur'an dan tafsir mu'tabar (Al-Thabari, Ibnu Katsir, Al-Mishbah), sedangkan sumber sekunder berupa literatur psikologi perkembangan dan pendidikan Islam. Data dianalisis menggunakan content analysis dengan pendekatan deskriptif-analitis.
Hasil: Perkembangan anak dalam Al-Qur'an bersifat holistik mencakup aspek moral-spiritual, fisik-motorik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Konsep fitrah menjadi pembeda mendasar dengan teori behaviorisme dan konstruktivisme Barat. Integrasi nilai Al-Qur'an dengan psikologi modern mendorong pertumbuhan anak yang seimbang, dengan keluarga sebagai lingkungan pendidikan utama.
Kesimpulan: Pendidikan Islam modern perlu mengadopsi pendekatan holistik yang memadukan bimbingan moral Al-Qur'an dengan prinsip psikologi perkembangan. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan kajian empiris untuk menguji penerapan model integratif ini.
Kata Kunci: perkembangan anak, Al-Qur'an, psikologi perkembangan, pendidikan Islam, fitrah
File Viewer
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Suryadi, Nisrina Mutia Afifah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.