Pemberdayaan Siswa dalam Pencegahan Bullying untuk Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman di SMK 3 Kristen Tomohon
Abstract
Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan efektivitas pemberdayaan siswa dalam pencegahan bullying untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman di SMK Kristen 3 Tomohon. Latar belakang penelitian ini didorong oleh peningkatan kasus perundungan secara nasional serta rentetan kejadian memprihatinkan di wilayah Sulawesi Utara yang berdampak buruk pada psikologis dan prestasi akademik siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 30 siswa yang dipilih secara purposive sebagai calon agen penggerak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan melalui sosialisasi, refleksi, dan deklarasi memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman siswa. Siswa yang sebelumnya menganggap bullying hanya sebatas kekerasan fisik, mulai memahami bentuk perundungan verbal, emosional, hingga digital. Melalui sesi refleksi, ditemukan bahwa 19 dari 30 siswa pernah melakukan perundungan, Pembahasan: Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan edukasi cara menghentikan perilaku tersebut dan membangun komunikasi dua arah. Puncak kegiatan berupa deklarasi anti-bullying berhasil memperkuat komitmen siswa untuk berperan aktif sebagai agen perubahan yang saling mengingatkan dan berani melaporkan tindakan perundungan. Simpulan: Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan holistik dan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif merupakan kunci utama dalam membangun budaya sekolah yang positif dan inklusif.
Kata Kunci: Pemberdayaan Siswa, Pencegahan Bullying, Lingkungan Sekolah Aman, Agen Perubahan.
File Viewer
License
Copyright (c) 2026 Nurhidayah, Yuliani Pertiwi, Sri Wahayuni, Marita NurSekti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.